JUARA SATU LOMBA KARYA TULIS

Prestasi

HannyPrestasi gemilang kembali diraih oleh Hanny Dwi Syafitri pada Rabu (10/05/17) lalu, saat ia berhasil memenangkan ajang tahunan yang diselenggarakan oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Lahat, yaitu lomba karya tulis bertajuk “Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan”. Dalam lomba tersebut Hanny sukses meraih juara satu setelah menyingkirkan perwakilan siswa dari sekolah-sekolah lain di Kabupaten Lahat.

Dalam lomba tersebut SMA Santo Yosef Lahat berhasil meraih juara satu, SMAN 4 Unggulan juara dua, SMAN 1 juara tiga, dan SMAN 2 juara empat. Dalam lomba ini Hanny Dwi Sayafitri perwakilan SMA Santo Yosef Lahat, berhasil memikat perhatian dewan juri dengan karya tulisnya yang berjudul “Meningkatkan Pemahaman Pelajar dalam Memahami Rambu-Rambu Lalu Lintas Menggunakan TSC Game”. TSC Game merupakan permainan kartu yang dikembangkan dari permainan kartu domino yang kemudian digunakan sebagai media untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap rambu-rambu lalu lintas.

Dari penelitian yang telah dilakukan, TSC Game terbukti dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap rambu-rambu lalu lintas. “Setelah melakukan uji coba terhadap siswa kelas XB sebagai sampel penelitian, TSC Game terbukti dapat meningkatkan pemahaman terhadap rambu lalu lintas. Simpulan tersebut didapat setelah saya melakukan analisis terhadap data pretes dan postes bersama guru pendamping,” kata Hanny.

Sedikit kilas balik, SMA Santo Yosef memang memiliki riwayat prestasi yang cukup gemilang dalam ajang yang rutin diselenggarakan oleh Dinas Perhubungan setiap tahun ini. Dimulai dari tahun 2013, ketika salah satu perwakilan siswa bernama Yosef Surya Admaja berhasil meraih juara 1 di tingkat provinsi dan juara favorit tingkat nasional. Setelah itu SMA Santo Yosef hampir tidak pernah absen memenangkan lomba di tingkat kabupaten. Pada tahun 2015 SMA Santo Yosef meraih juara dua atas nama Christina Vivid Handayani, tahun 2016 kembali meraih juara dua atas nama Hapsari Syahrani, dan pada tahun ini (2017) SMA Santo Yosef kembali meraih juara satu.

Hanny mengaku senang bisa kembali mengukir prestasi dan berharap bisa mengulang prestasi yang pernah ditorehkan Yosef Surya Admaja tiga tahun yang lalu. “Saya senang bisa kembali membanggakan SMA Santo Yosef, saya masih mengharapkan dukungan dari sekolah untuk kembali mengikuti kompetisi di tingkat provinsi bulan Agustus mendatang,” pungkas Hanny. (WL)

TEMU ALUMNI MERIAHKAN PESTA EMAS SMA SANTO YOSEF

Aktivitas

Temu alumni lintas angkatan menjadi salah satu bagian yang menarik untuk disaksikan dalam perhelatan pesta emas SMA Santo Yosef, Januari 2017 lalu. Dalam kegiatan ini, seluruh alumni dari lintas angkatan berkumpul untuk memeriahkan ulang tahun ke-50 SMA Santo Yosef Lahat. Beberapa bahkan rela datang jauh-jauh dari Ibu Kota untuk sekadar berjumpa kembali dengan teman dan guru mengenang masa-masa sekolah dulu.

anigif14

Diselenggarakan di lapangan basket SMA Santo Yosef, kegiatan temu alumni diawali dengan persembahan tari “Sanggah Sirih” yang dipersembahkan oleh siswa-siswi SMA Santo Yosef untuk menyambut kedatangan para alumni, yang dimotori langsung oleh Bupati Kabupaten Lahat, H. Saifudin Aswari Rivai, S.E..

Setelah persembahan tari selesai, acara kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan Mars Santo Yosef. Lagu Mars Santo Yosef dinyanyikan dengan iringan marching band dari siswa-siswi SMP Santo Yosef Lahat. Seluruh alumni yang hadir, baik tua maupun muda tampak begitu menghayati lagu tersebut. Menariknya lagi, ternyata mereka juga masih ingat kata demi kata pada lirik lagu Mars Santo Yosef. Bahkan, Bupati Kabupaten Lahat sampai meminta Mars Santo Yosef dinyanyikan satu kali lagi, karena belum puas.

“Selama saya menjabat sebagai bupati dan menghadiri berbagai acara, baru kali ini saya meminta sebuah lagu dinyanyikan ulang, karena saya merasa belum puas menyanyikannya,” kata bupati saat menyampaikan sambutan.

Selesai menyanyikan Mars Santo Yosef, acara dilanjutkan dengan persembahan Tari Erai-Erai, yang secara khusus dipersembahkan oleh para karyawan bagi seluruh alumni yang hadir. Terkesan dengan penampilan para guru, para alumni bahkan ikut menari bersama para guru. Atas prakarsa dari beberapa alumni senior, momen ini juga dimanfaatkan sebagai sarana mengumpulkan dana untuk memperbaiki beberapa fasilitas sekolah yang rusak, terutam Lab. Multimedia yang sudah lama rusak.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan persembahan Tari Sapu Laman dari siswa-siswi SMA Santo Yosef, pembacaan puisi dari salah satu alumni, persembahan kesenian dari ekstrakurikuler English Club, dan diakhiri dengan pembagian tali kasih dari bagi para guru purnabakti.

Terkait kegiatan temu alumni, Kepala SMA Santo Yosef yang juga merupakan salah satu alumni mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu momen berhargar untuk bisa bertemu kembali dengan teman-teman masa sekolah.

“Dengan adanya pertemuan seperti ini, maka akan terjadi tukar pengalaman dan dengan demikian kita dapat saling belajar. Teman yang sudah sukses mensharingkan bagaimana dia bisa meraihnya dan tentu saja hal seperti ini semakin memperkaya pengalaman hidup kita,”  kata beliau.

Lebih lanjut Ibu Peni menegaskan bahwa acara temu alumni sebaiknya tidak hanya berhenti pada kegiatan yang bersifat ceremonial, pengalaman berjumpa dengan teman semasa sekolah akan jauh lebih bermakna kalau kita mengenang jasa-jasa almamater kita, lalu berpikir apa yang dapat saya berikan untuk almamater ?

SIMULASI, MANTAPKAN PERSIAPAN SISWA MENGHADAPI UNBK

Aktivitas

anigif12Untuk mempersiapkan pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis komputer (UNBK) tahun 2017 Puspendik Kemdikbud melaksanakan simulasi UNBK untuk untuk sekolah yang melaksanakan UNBK.  SMA Santo Yosef sebagai salah satu SMA yang ikut melaksanakan UNBK ikut melaksanakan simulasi.

Simulasi UNBK ini akan dilaksanakan pada 20 dan 21 Februari 2017. Menurut penuturan Kepala SMA Santo Yosef Lahat, Ibu Peni Kurniati, S. Pd. mata pelajaran yang di simulasikan adalah mata pelajaran pilihan dan bahasa ingris.

Mata pelajaran pilihan dibedakan berdasarkan jurusan. Jurusan IPA dapat memilih 1 dari 3 mata pelajaran yaitu biologi, fisika, dan kimia. Sedangkan IPS dapat memilih salah satu dari  mata pelajaran ekonomi, geografi, dan sosiologi. Ibu Peni mengatakan bahwa dalam satu hari hanya satu mata pelajaran yang disimulasikan dan dilaksanakan dalam tiga sesi.

Simulasi UNBK dilakukan dengan tujuan agar siswa terbiasa mengerjakan UNBK, karena UNBK baru pertama kali dilaksanakan. Selain itu, simulias juga ditujukan untuk mengecek kesiapan infrastruktur sekolah dan untuk lebih memahami prosedur UNBK.

Pada tahun ini, seabnyak 136 siswa SMA Santo Yosef akan mengikuti UNBK untuk yang pertama kalinya. Untuk keperluan simulasi, SMA Santo Yosef bekerja sama dengan Unit SMP Santo Yosef Lahat, dengan demikian proses simulasi akan menggunakan dua laboratoriun komputer dengan 35 unit komputer pada masing-masing laboratorium.

Ibu Peni berharap dengan adanya kegiatan simulasi, pelaksanaan UNBK dapat berjalan dengan lancar dan para siswa tidak menghadapi banyak kendala ketika ujian yang sebenarnya dilaksanakan.

(Ayu Putri Wahyuni)

SMA SANTO YOSEF DENGAN SEGUDANG PRESTASI AKADEMIK DAN NON-AKADEMIK

Aktivitas

anigif10SMA Santo Yosef merupakan salah satu sekolah swasta tertua di Kabupaten Lahat. SMA ini dikenal masyarakat sebagai sekolah berdisiplin tinggi. Berkat kedisiplinan ini, siswa-siswi SMA  Santo Yosef banyak meraih prestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Prestasi di bidang non-akademik tercipta dari berbagai bidang pengembangan diri yang ada di SMA Santo Yosef Lahat.

SMA Santo Yosef menyiapkan berbagai kegiatan ekstrakurikuler untuk meningkatkan keterampilan siswa-siswi di bidang non-akademik. Kegiatan ini dilaksanakan sore hari, mulai pada pukul 15.30 sampai dengan 17.00 WIB. Beragam kegiatan dilakukan, seperti jurnalistik, seni tari, paskibra, vokal grup, band, basket, voli, bulu tangkis, futsal, english club, dan pramuka.

Ekstrakurikuler jurnalistik beranggotakan 30 orang. Ekstra ini dibimbing oleh Bapak Welly Hadi Nugroho Seran, S.Pd dan Ibu Ayu Bramitha Dicta Bintang, S.Pd. Ekstrakurikuler ini dilaksanakan pada hari Rabu, pukul 15.30 sampai dengan 17.00 WIB. Selama kegiatan jurnalistik berlangsung, para murid diajar dan dibimbing mengenai cara membuat, mengedit, menampilkan, dan juga mencetak berita. Tujuan ekstrakurikuler jurnalistik ini adalah untuk mengembangkan bakat dan minat siswa-siswi pada bidang tulis menulis. Siswa-siswi yang mengikuti ekstra ini diharapkan dapat menyajikan berita-berita di SMA Santo Yosef Lahat. Berita-berita ini akan diterbitkan di Tabloid Mata Pena.

Selain Ekstrakurikuler jurnalistik, ada juga ekstrakurikuler seni tari. Ada 15 orang yang mengikuti ekstra yang didampingi Ibu Joseffin Fitri Wijayanti, S.Pd dan Ibu Mei ini. Ekstrakurikuler ini dilaksanakan pada hari Selasa dari pukul 15.30 sampai dengan17.00 WIB. Tarian yang dipelajari dalam ekstra ini meliputi tari pembukaan, step, pola lantai, tarian daerah, serta beberapa tarian lain. Ekstrakurikuler seni tari pernah mengikuti ajang perlombaan pada (3/11/`6) lalu, di Gedung Kesenian Lahat dan berhasil menyabet juara tiga se-Kabupaten Lahat. Tujuan diadakannya ekstrakurikuler ini adalah untuk mengembangkan bakat dan minat para murid di bidang tari, serta untuk melestarikan kebudayaan Indonesia dalam bidang tarian daerah.

Selain ekstrakurikuler jurnalistik dan seni tari, ada juga ekstrakurikuler paskibra. Kegiatan ini dilaksanakan setiap Selasa dari pukul 15.30 sampai dengan pukul 17.00 WIB. Ekstrakurikuler ini tergolong banyak peminatnya. Ada lebih kurang 32 orang yang mengikuti ekstra yang dibimbing oleh Pak Aldi dan Pak Sarwono. Mereka diajarkan cara-cara gerak jalan dan jiwa kebersamaan. Tujuannya agar mereka dapat menjadi seorang Paskibra sejati, karena seorang paskibra sejati merupakan pilihan negara. Tidak sembarang orang dapat menjadi bagian dari Purna Paskibraka Indonesia.

Setelah ekstrakurikuler paskibra, ada ekstrakurikuler vokal grup, setiap Kamis pukul 15.30 sampai selesai. Kegiatan yang dibina oleh Ibu Mariance Pessiwarisa, S.Pd ini merupakan ekstrakurikuler yang unik. Ekstra ini mengandalkan suara. Olah vokal, pelafalan, pernapasan, nada tinggi, dan tempo suatu lagu diajarkan dalam ekstra ini.

Jika vokal grup mengandalkan suara, maka berbeda dengan ekstrakurikuler yang satu ini. Ekstrakurikuler band, mengandalkan alat-alat musik dengan gabungan vokal. Ekstra ini dibimbing oleh Bapak Eben Nadeak, setiap Rabu dari pukul 15.30 sampai dengan 17.00. Mereka dibimbing bagaimana cara memainkan alat musik dengan tempo yang tepat serta pelafalan vokal yang benar. Dengan mengikuti kegiataan ini, siwa-siswi mendapatkan teknik-teknik baru dalam bermusik.

Selanjutnya ialah ekstrakurikuler yang memiliki jadwal yang sama dengan ekstrakurikuler jurnalistik yakni english club. Ekstrakurikuler ini dibina oleh Mam L. Tinon Pancaraningsih dan Mam Windru Oktarine. Tujuannya untuk menggali potensi siswa-siswi di bidang Bahasa Inggris. Potensi ini diwujudkan dengan membuat dan melakukan pidato, mading, dan sebagainya. Siswa-siswi yang mengikuti ekstra ini diharapkan dapat menguasai tata cara berbahasa Inggris yang baik.

Apabila pendamping lain hanya mendampingi satu kegiatan ekstrakurikuler maka lain halnya dengan Bapak Lukas. Beliau membimbing dua ekstrakurikuler sekaligus, yaitu sepakbola dan basket. Masing-masing kegiatan dilaksanakan pada hari Rabu untuk sepakbola, Selasa dan Kamis untuk basket, dengan waktu yang sama yaitu 15.30 sampai 17.00 WIB. Tujuan kedua ekstra ini sama, yaitu untuk menggali bakat dan potensi siswa-siswi, serta melatih kebugaran jasmani, dengan cara yang berbeda. Jika sepakbola melalui latihan kepper, passing, dan kick off maka basket dengan cara dribble, shooting, lay-up, dan pivot.

Ekstrakurikuler olahraga lainnya yakni voli, yang dibimbing oleh Bapak Sarwono. Eskra ini diselenggarakan setiap Senin dan Rabu, pukul 15.30-17.00. Tujuannya adalah untuk mengembangkan bakat dan potensi para murid, serta melatih kekuatan fisik, melalui pelatihan variasi formasi, smash, servis atas dan bawah, serta passing atas dan bawah.

Ekstrakurikuler selanjutnya diikuti oleh 13 orang murid. Ekstra asuhan Bapak Dwi Purnawan ini adalah ekstrakurikuler bulu tangkis. Tujuan ekstra ini adalah untuk melatih ketangkasan, kekuatan otot tangan dan kecepatan.

Ekstrakurikuler terakhir yang diselenggarakan SMA Santo Yosef adalah pramuka. Ekstrakurikuler ini merupakan ekstra istimewa, karena diikuti oleh seluruh siswa-siswi kelas X. Kegiatan yang berlangsung pun beragam, seperti mempelajari sejarah pramuka, beragam sandi, lambang pramuka, dasa dharma, tri satya, upacara pembuka dan penutup. Banyak nilai yang diajarkan dalam ekstra ini. Misalnya nilai kebersamaan, yang dibuktikan melalui sangga-sangga yang dibentuk, dengan menggabungkan murid-murid dari seluruh kelas X, nilai kekompakan, yang dibuktikan ketika per-sangga menampilkan yel-yel, yang diciptakan, sehingga terciptalah kekompakkan di antara mereka.

**Frety Adelia, Dina Pratiwi, dan Tamara Imelza